Banner

Minggu, 11 Januari 2015

Batik Cirebon - Membedakan Batik Dengan Pewarna Alami Dan Buatan

Batik Cirebon
Kain Panjang Dobi Polos dan Dobi Colet Cerah 2 by Batik Trusmi
Batik Cirebon - Kain bermotif batik yang menggunakan pewarna alami akan terlihat berbeda dengan yang menggunakan pewarna buatan bisa dilihat dari ketajaman warna pada kain batik.

"Warna alam cenderung tidak terang, lebih lembut," kata Tatang Elmy Wibowo, perajin batik asal Yogyakarta saat ditemui di acara IKEA Water Conference & Forum 2015, Sabtu (10/1) malam.

Menurut Tatang, sulit untuk membuat warna yang terang dengan bahan-bahan yang alami tidak seperti pewarna buatan yang cenderung lebih terang dan lebih cerah dibanding pewarna alami yang hanya bisa mewarnai seadanya.

"Kecuali warna biru, masih bisa dibuat dengan jelas," kata pria yang menjual batiknya di Leksa Ganesha, Yogyakarta ini.

Batik Cirebon - Tatang membuat batik tulis dengan pewarna alami seperti kayu tegeran dan kayu nangka untuk warna kuning, merah agak coklat dari kulit pohon mahoni, biru dari daun indigo, kulit buah jelawe atau mahoni untuk cokelat, dan hijau dari daun mangga.

Ia ingin memadukan unsur tradisional dengan memakai pewarna alami terhadap motif abstrak yang ia ciptakan.

"Kalau dengan pewarna alami warna lebih terbatas. Tantangannya bagaimana kita bisa menciptakan kombinasi warna," ujar Tatang.

Cara Mencuci Kain Batik bila Tak Ada Lerak

Untuk merawat kain batik yang menggunakan pewarna alami, Tatang menyarankan untuk menggunakan lerak ketika mencucinya.

Bila tidak ada lerak, Tatang mengatakan dapat juga menggunakan sampo karna sampo lebih lembut dibandingkan dengan sabun cuci lainnya yang membuat kain batik cepat luntur dan rusak.

"Detergen lebih keras, lebih aman pakai sampo lembut juga," jelasnya.

Menurut dia, mengucek kain batik tidak akan merusak warna namun tetap harus memperhatikan material kain tersebut sebab banyak kain batik yang dibuat dari bahan yang sangat halus sehingga dikucek mudah sobek.( Batik Cirebon )

Sabtu, 10 Januari 2015

Batik Cirebon - Kreasi Bolu Gulung Menggunakan Motif Batik

Batik Cirebon
Kreasi Bolu Gulung Motif Batik
Batik Cirebon - Swiss roll atau yang dikenal dengan bolu gulung merupakan salah satu camilan yang populer di Indonesia. Saking populernya, saat ini sudah banyak sekali variasi bolu gulung dengan berbagai penampilan dan rasa. Ada yang polos begitu saja, ada yang bergambar karakter kartun, sampai bolu gulung yang berhias motif batik.

Ya, motif batik. Namanya bolu gulung batik. Beberapa waktu lalu kehadirannya cukup menggemparkan dunia kuliner Indonesia. Tak ayal, dalam sekejap bolu gulung batik menjadi buruan setiap orang yang mengetahui keberadaannya.

Bolu gulung batik memang terlihat sangat cantik. Motifnya pun beragam, mulai dari motif batik pada umumnya, seperti parang, megamendung khas batik cirebon dan sidomukti, sampai motif batik kreasi yang berwarna-warni. Semua memikat hati. Akhirnya, bolu gulung batik pun tak hanya menjadi sebuah produk makanan biasa, melainkan bisa juga dianggap sebagai karya seni.

Retno Dyah, adalah orang di balik menyebarnya demam bolu batik. Ia berhasil mempopulerkan bolu gulung batik hingga memikat perhatian orang banyak. Penampilan yang cantik dan rasa yang enak juga tekstur yang lembut membuat bolu gulung batik milik Retno laris dipesan pelanggan.

Batik Cirebon - Awalnya Retno bukanlah orang yang gemar memasak. Semua bermula ketika ia mencoba menggunakan Facebook. Ia pun mulai bergabung dengan sebuah grup memasak. Dari situ ia mulai senang untuk mencoba berbagai resep. Saat itu, japanesse roll cake sedang populer di grup memasak tersebut. Banyak orang membuat bolu gulung dengan motif berbagai karakter animasi, seperti doraemon, hello kitty, bahkan minion. Saking banyaknya bolu gulung bermotif karakter yang bertebaran, ia pun merasa tertantang untuk mencoba sesuatu yang berbeda.

"Saya pengin menampilkan yang berbeda tapi belum ketemu. Pas kebetulan teman saya ada yang kontak mau beli kain batik saya, itu saya sambil membereskan kain batik saya gulung-gulung. Nah, disitu tiba-tiba, kayaknya batik ini diaplikasikan ke bolu cantik deh. Akhirnya saya bikin," kata Retno saat berbincang dengan CNN Indonesia beberapa waktu lalu.

Ya, selain bolu batik, Retno dulu pernah berbisnis batik. Mulai dari pakaian jadi sampai tas batik telah ia produksi. Kecintaannya pada batik memang sudah terbentuk sejak ia kecil. Hidup di kebudayaan Yogyakarta yang begitu kental membuatnya mengenal batik. Kesukaannya pada batik juga dipengaruhi oleh teman-temannya yang berbisnis batik.

Retno mencoba membuat bolu gulung batik pada Juni 2014 lalu. Perjalanannya membuat bolu batik pun tidak mudah. Ia harus mengalami kegagalan selama 14 kali sebelum mendapatkan resep bolu gulung batik yang enak menurutnya.

"Pertama saya bikin, masih bredel. Tapi saya udah seneng ternyata batik bisa diaplikasikan ke bolu. Itu belum saya upload (ke Facebook NCC) karena masih malu. Yang kedua sudah rapi tapi bantet," ujar Retno.

Batik Cirebon - Retno adalah tipikal orang yang tidak mudah menyerah. Ia selalu merasa tertantang jika ia belum menguasai suatu hal yang ia senangi. Akibatnya, selama 14 kali berturut-turut ia mencoba menemukan resep bolu gulung yang ia inginkan. Akhirnya, keluarganya pun yang jadi korban. Setiap hari keempat anak Retno dan suaminya disuguhkan bolu gulung bantet ala Retno.

"Akhirnya hari ketiga anakku pulang sekolah, dia bilang ‘hah ibu bikin lagi? Udah dong bikin yang lain.’ Yang lucu lagi suamiku,‘hah bikin lagi?’ waduh kalau tiga hari sampai seminggu makan bolu terus ya enek.’ Kata suami saya," ungkap Retno bercerita.

Tidak tega melihat keluarganya bosan menyantap bolu bantet buatannya, akhirnya Retno memberikan percobaan bolu gulung batiknya pada ayam kampung miliknya. "Kebetulan Alhamdulillah saya punya ayam kampung, akhirnya begitu gagal ayam kampung saya makan bolu sampai dua minggu," tutur Retno sambil terkekeh.

Sampai akhirnya pada percobaan ke-15, Retno benar-benar menemukan resep bolu batik gulung yang ia inginkan. Saat itu ia langsung membuat tiga bolu sekaligus dan memberikannya pada teman-teman di tempat ia mengaji. Tidak sia-sia, respons mereka pun baik. Kue bolu gulung batik milik Retno sukses memanjakan lidah teman-temannya. Enak.( Batik Cirebon )

Jumat, 09 Januari 2015

Batik Mega Mendung (Batik Cirebon) di Klaim, Netizen Marah

batik cirebon
Kain Batik 3D Megamendung Katun
Batik Cirebon - Indonesia, sebuah negara yang sangat luas yang terdiri dari ribuan pulau memiliki begitu banyak budaya. Sebagai warga negara tentu sudah menjadi kewajiban minimal mengetahui budaya asli Indonesia. Namun sangat sukar sekali mengingat begitu banyaknya produk asli Indonesia. Contohlah saja mata pelajaran Seni Budaya di sekolah-sekolah Indonesia, tidak semua siswa mudah mengingat materi Seni Budaya. Beberapa diantaranya bahkan meremehkan mata pelajaran Seni Budaya yang di anggap tidak terlalu penting.

Baru-baru ini di kutip dari Bandung News tersiar kabar bahwa, salah satu produk kebanggan Indonesia batik mega mendung asli dari Cirebon di klaim oleh Turki. Berdasarkan capture photo yang di share twitter musisi @katonbagaskara, Rabu (7/1/2015) pukul 14.50 WIB.

Batik Cirebon - Pada capture photo yang dishare @katonbagaskara terlihat salah satu pengguna Path (INGRID) menulis status telah melihat blouse motif batik megamendung di Butik Mark Spencer Camp elysees Paris berlabel "Turki Limited Edition".

Meskipun tidak terlihat secara jelas tulisan label di blouse bermotif batik megamendung "Turki Limited Edition", postingan di twitter @katonbagaskara itu menuai reaksi keras dari netizen di twitter.

Salah satu pengguna twitter @Komarudin999 memberikan komentar "priben jeh" dalah Bahasa Cirebon artinya "ini bagaimana".

Batik Cirebon - Motif batik mega mendung memang menjadi primadona di antara motif-motif batik lain. Batik mega mendung menjadi motif yang paling banyak di cari para pencinta batik. Hal itu di karenakan, motif mega mendung yang unik dan memiliki nilai filosofis sendiri.

Sekarang sudah sepantasnya, kita bereaksi keras atas klaim yang di lakukan Turki. Karena Turki mengambil salah satu aset negara tanpa sepengetahuan pemilik.

Namun alangkah lebih baiknya jika kita menjaga aset tersebut. Memberi reaksi keras boleh, asal sebelum di klaim oleh negara lain kita lebih pantas untuk menjaganya sebelum di klaim negara lain. Sukar memang untuk mengetahui semua kebudayaan Indonesia, namun lebih mudah lagi jika kita minimal untuk mencintai budaya daerah kita sendiri terlebih dahulu. Dengan demikian, jika semua orang mengetahui dan mencintai budaya daerah sendiri, klaim oleh negara lain akan berkurang. ( batik Cirebon )

Kamis, 08 Januari 2015

Batik Cirebon - Mempopulerkan Batik dengan Kreasi Sendiri

Batik Cirebon
Seni Drapping Menggunakan Kain Batik
Batik Cirebon - Batik adalah kesenian tradisional yang menuangkan motif pada dasar kain dengan pola yang beraturan atau abstrak yang di tulis dengan lilin/malam panas. Batik kian populer seiring pengakuan batik dari dunia. Setelah itu, orang-orang mulai berbondong-bondong untuk mengenakan batik. Di Indonesia, batik tersebar di seluruh penjuru provinsi. Setiap provinsi memiliki motifnya sendiri dengan kekhasannya yang beragam. Maka dari itu, sulit untuk membandingkan batik yang satu dengan batik yang lainnya, karena mereka memiliki keunikan tersendiri.

Namun sangat di sayangkan, jika seni yang penuh makna dan berfilosofi tinggi ini harus hilang di makan waktu. Kita sebagai warga negara Indonesia tentunya harus tau cara melestarikan batik. Tentu kita bisa melestarikannya dari cara yang paling sederhana, yaitu mengenakan batik di setiap acara. Namun, alangkah lebih baik lagi jika kita menjadi pelopor atau pengrajin batik itu sendiri.

Untuk membuat batik memang di butuhkan ketelitian dan ketelatenan. Tidak cukup hanya itu saja, kesabaran dan seni di perlukan untuk mempercantik hasil dari batik. Namun, jika sudah mencintai batik sudah pasti, proses membuat batik adalah hal yang menyenangkan.

Batik Cirebon - Mempopulerkan batik dengan kreasi sendiri menjadi penting di saat semakin minimnya pengrajin batik. Batik adalah seni yang fleksibel, kita boleh membuat batik dengan rasa kita sendiri tanpa harus mengikuti pola klasik yang sudah ada. Karena pada dasarnya, batik adalah kesenian menulis motif pada selebaran kain, hal itu pula yang sebenarnya di akui oleh UNESCO.

Batik Cirebon - Anda bisa mengikuti menulis batik dengan mengunjungi sanggar-sanggar batik yang ada di Indonesia. Di sanggar batik memberikan anda kesempatan untuk ikut menulis batik. Dengan warganya sendiri mencintai dan ditambah dengan nilai plus mampu menulis batik menjadi kebanggakan tersendiri di mata asing, karena kita mampu mampu untuk membuat batik.

Tanpa edukasi menulis batik, generasi penerus penulis batik tentu saja semakin lama semakin hilang. Sangat penting jika judul di atas dapat terealisasi “Mempopulerkan Batik dengan Kreasi Sendiri”. Akan menambah generasi yang semakin mencintai batik. ( Batik Cirebon )

Rabu, 07 Januari 2015

Batik Cirebon - Batik Tak Kalah Bagus Saat dipakai Hang Out

Batik Cirebon
Aneka Kain Batik Trusmi
Batik Cirebon - Kain batik sebagai peninggalan budaya Indonesia yang turun temurun sekarang bukan lagi menjadi busana formal yang hanya dikenakan pada saat saat tertentu.

Tapi kain batik dan pakaian tradisional lainnya seperti kain songket kini juga menjadi  tren untuk dikenakan dengan  nyaman  kapan saja.

Bahkan untuk hang out dan aktivitas sehari hari pun kain batik kini banyak disuka oleh kalangan profesional muda karena motif yang indah dipandang mata dan cocok untuk dipakai kemana saja.

Seperti yang dikenakan Narulita Josef Eriyantyo, saat hang out dengan mengenakan paduan kain batik dan songket membuat acara hang out makin meriah.

Ia sendiri banyak mengoleksi batik, baginya kain batik dan kain tradisional lainnya warisan nenek moyang Indonesia kini menjadi bagian dalam memilih busana yang akan dikenakan sehari hari terutama motif mega mendung khas batik cirebon.

"Untuk hang out juga tak kalah bagusnya kok kain batik ini," katanya.

Selain memadukan kain batik, ia juga memadu padankan kain batik mega mendung khas Cirebon dengan batik lurik khas Solo. Dan terlihat setelah dikenakan penampilannya beda dengan yang lainnya.

Tidak itu saja, kain batik baginya memiliki arti tersendiri saat dikenakan. "Ada rasa bangga kalau memakai kain batik ini sebab secara tidak sadar kita melestarikan budaya kita sendiri." ujarnya.

Beberapa kali saat hang out atau jalan jalan ia sengaja memilih padu padan kain batik dan kain tradisional lainnya. Dan penampilannya pun membuat teman temannya meniru untuk mengenakan kain batik.

"Sepertinya kain batik yang saya kenakan jadi tren setter karena teman teman saya ikut ikutan memakain kain batik," pungkasnya.( Batik Cirebon )

Selasa, 06 Januari 2015

Batik Cirebon - Kini Batik Bisa Dipakai Untuk Sehari-hari


Batik Cirebon
Para Model Menggunakan Produk Batik Trusmi Batik Cirebon
Batik Cirebon - Bagi Mano Explomo, owner Indonesian Heritage, sebuah toko penyedia koleksi batik dan kain tradisional seluruh nusantara, kain batik atau kain tradisional kini banyak dicari kalangan muda.

Setelan bisa buat kerja, banyak yang pakai batik. Sering buat hang out dan kerja. Kalau pesta juga ada, tapi sudah biasa.

Kebaya untuk hang out juga pakai batik. Batik nggak lagi untuk acara formal walaupun menurut orang keliatannya agak norak.

Batik solo, Mona Explomo, owner Indonesian Heritage.

Menuturkan saat ini kain batik banyak yang menjadi busana setelan yang bisa untuk pakaian kerja atau acara-acara resmi dan acara yang lainya.

"Banyak yang pakai batik, misalnya, setelan songket Bali dan Batik Mega Mendung batik khas Cirebon," jelas Mano yang buka outlet di Grand City.

Batik Cirebon - Ia juga mencontohkan setelan kain Batik Lawasan Solo dan kain Songket Bali yang terlihat cukup elegan dikenakan untuk beraktivitas.

"Kain ini kan warisan budaya peninggalan zaman dulu jadi sangat bagus dan bisa dikenakan kapan saja," tambahnya.

Biasanya kata Mona kain batik ini dipakai untuk acara acara pesta, dan itu sudah biasa. Belakangan batik hingga kebaya sudah banyak yang dikenakan untuk acara hang out.
"Batik nggak lagi untuk acara formal bisa juga dipakai untuk sehari-hari karena itu tidak menjadi masalah bagi kita untuk memakainya," tukasnya.

Agar terlihat lebih menarik, biasanya pemakaian kain batik ini ditabrakan dengan kain tradisional lainnya atau dengan kata lain Drapping penyatuan berbagai motif kain sehingga tampak seperti memakai gaun tetapi hanya di satukan dengan peniti saja. Seperti yang jini dipajang di Indonesian Heritage.( Batik Cirebon )

Senin, 05 Januari 2015

Apa Keunggulan Batik Trusmi (Batik Cirebon-an) ?

Batik Cirebon
Kain Batik Tulis Bermotif Megamendung dan Naga Baron Khas Cirebon
Batik yang berasal dari daerah-daerah di Indonesia, pada dasarnya memiliki keunikan tersendiri dan bagus, dan beragam corak motif pun dimilikinya. Dengan demikian, batik-batik yang ada di daerah tidak bisa dibanding-bandingkan dengan motif dari daerah lain. Kekayaan tersebut patut untuk di syukuri, karena hanya Indonesia yang memilikinya.

Batik Cirebon umumnya bisa di klasifikasikan ke dalam kelompok Batik Pesisiran, tapi juga sedikit di pengaruhi sedikit unsur kelompok Batik Keraton. Ini karena, Cirebon memiliki dua buah keraton, yaitu Keraton Kasepuhan dan Keraton Hanoman. Saat ini, masih ada beberapa motif yang di kerjakan oleh masyarakat Desa Trusmi, salah satunya yaitu adalah mega mendung. Mega mendung memang menjadi icon Cirebon, dan menjadi salah satu motif yang paling banyak di minati.

Beberapa hal penting yang bisa dijadikan keunggulan atau juga merupakan ciri khas yang dimiliki Batik Cirebon, adalah sebagai berikut:
Batik Cirebon bernuansa klasik tradisional, serta menyertakan motif wadasan (batu cadas) serta unsur ragam hias berbentuk awan (mega).

Umumnya bagian latar dasar batik memiliki warna yang lebih mudah di bandingkan motif garis utamanya.
  1. Bagian latar atau dasar kain nampak bersih dari noda hitam atau warna-warna yang tidak dikehendaki pada proses pembuatan.  Noda dan warna hitam bisa diakibatkan oleh penggunaan lilin batik yang pecah, sehingga pada proses pewarnaan zat warna yang tidak dikehendaki meresap pada kain.
  2. Garis-garis motif pada Batik Cirebonan menggunakan garis tunggal dan tipis (kecil) kurang lebih 0,5mm dengan warna garis yang lebih tua dibandingkan dengan warna latarnya. Hal ini dikarenakan secara proses Batik Cirebon unggul dalam penutupan (blocking area) dengan menggunakan canting khusus untuk melakukan proses penutupan, yaitu dengan menggunakan cantik tembok atau bleber.
  3. Batik Cirebonan cenderung memilih sebagian latar kainnya dibiarkan kosong tanpa diisi dengan ragam hias berbentuk tanahan atau rentesan (ragam hias berbentuk tanaman ganggeng). Bentuk ragam hias tanahan atau rentesan ini biasanya digunakan oleh batik-batik dari Pekalongan.
  4. Memiliki warna dominan kuning (sogan gosok), hitam dan warna dasar krem, atau berwarna merah tua, biru tua, hitam dengan warna dasar warna kain krem atau putih gading.
Ada sedikit hal yang unik, untuk kelompok motif Batik Cirebon Pesisiran batik ini sangat di pengaruhi oleh karakter masyarakat pesisiran yang umumnya memiliki jiwa terbuka dan mudah menerima pengaruh budaya asing.

Perkembangannya saat ini adalah pewarnaan yang lebih beraneka ragam dan menggunakan unsur warna yang lebih terang dan cerah, serta memiliki bentuk ragam hias yang bebas dengan memadukan unsur binatang dan bentuk-bentuk flora yang beraneka rupa.

Pada daerah sekitar pelabuhan biasanya banyak orang asing yang singgah, berlabuh hingga terjadi perkawinan etnis (asimilasi). Sehingga Batik Cirebonan cenderung menerima pengaruh budaya luar yang dibawa oleh pendatang. Hal ini membuat Batik Cirebonan Pesisiran lebih atraktif dengan penggunaan banyak warna.

Produksi Batik Cirebon-an pada saat ini terdiri dari Batik Tulis, Batik Cap, dan Batik Kombinasi Tulis-Cap. Pada tahun 1990-2000 ada sebagian masyarakat pengrajin Batik Cirebonan yang memproduksi dengan teknik sablon tangan (hand-printing). Namun belakangan ini teknik sablon tangan hampir punah dikarenakan kalah bersaing dengan teknik sablon mesin yang dimiliki oleh perusahaan-perusahaan yang lebih besar.

Pertumbuhan Batik Trusmi bergerak dengan cepat mulai tahun 2000, hal ini bisa dilihat dari bermunculan showroom-showroom batik yang berada di sekitar jalan utama desa Trusmi dan Panembahan. Pemilik showroom batik Trusmi hampir seluruhnya dimiliki oleh masyarakat Trusmi asli walaupun ada beberapa yang dimiliki oleh pemodal dari luar Trusmi.

Minggu, 04 Januari 2015

Megamendung , Motif Batik Cirebon Paling Laris Tahun 2014

Batik Cirebon
Ebatik Gamis Kombinasi Mega Mendung Batik Cirebon (Ungu) by Batik Trusmi
Batik Cirebon - Cirebon merupakan salah satu sentra batik terbesar se-jawa barat dengan beberapa pengrajin batik yang masih aktif berkarya demi melestarikan budaya indonesia yaitu Batik .

Kali ini Motif khas Cirebon ini merupakan Motif yang paling laris dibeli Oleh semua orang karena motifnya yang indah nan menawan membuat mata orang menjadi segar dan membawa aura positif bagi yang mengenakannya.

Terhitung banyak sekali yang terjual dengan beberapa macam model tetapi kebanyakan mencari kain batik megamendung sebab ingin dibuat sendiri menjadi model yang di inginkan seperti seragaman kantor atau seragaman keluarga.

Batik Cirebon - "Saya mensurvey semua orang yang mengunjungi toko saya dan selalu menanyakan dimana kain atau model yang lainya yang bermotif megamendung khas cirebon itu loh".ujar pemilik toko Pusat Grosir Batik Trusmi (Ibnu Riyanto)

Menurutnya motif khas batik cirebon ini merupakan salah satu daya tarik masyarakat untuk selalu melestarikan batik dengan menggunakannya dan mencoba ingin membuat motifnya melalu sanggar pembatikan yang telah tersedia di Pusat Grosir Batik Trusmi.

"Alasan saya membuat Sanggar Pembatikan disini agar semua masyarakat dapat melihat para pengrajin batik dan dapat belajar bareng dengan para pengrajin batik ditempat langsung".ungkapnya.( Batik Cirebon )

Sabtu, 03 Januari 2015

Pusat Grosir Batik Trusmi Batik Cirebon, Diserbu Pengunjung Saat Liburan

Batik Cirebon
Pusat Grosir Batik Trusmi
Batik Cirebon - Pusat Grosir Batik Trusmi Plered di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, diserbu pengunjung dari Jakarta dan Bandung.

Kepadatan arus lalu lintas mulai tersendat di perempatan Plered arah kampung batik Trusmi macet, akibat tingginya volume kendaraan yang sebagian besar berplat nomor kode B dan D.

Pusat Grosir batik Trusmi Plered Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, menjadi tujuan wisatawan dari Jakarta dan Bandung, kini dipadati pengunjung mereka berdatangan belanja saat libur Natal dan tahun baru.

Libur panjang berkah bagi para perajin batik tradisional di kampung batik Trusmi Plered, karena omzet mereka biasanya meningkat dibandingkan hari biasanya.

Memasuki libur Natal Pusat Grosir Batik Trusmi batik Cirebon di Trusmi Kecamatan Plered ramai pengunjung yang berdatangan, bahkan selain dari Jakarta, Bandung, Indramayu, ada pengunjung asal Sumatera.

Libur Sekolah maupun Natal dan Tahun Baru jumlah pengunjung kampung batik Trusmi Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon ramai pengunjung, sehingga omzet penjualan batik tersebut meningkat dibandingkan hari biasanya.

Pusat Grosir Batik Trusmi sangat ramai setiap liburan besar seperti ini , banyak pengunjung yang berdatangan tanpa henti sampai toko ingin tutup pun masih ada yang berdatangan.

Batik Cirebon - Motif batik khas Cirebon yaitu batik Wadasan dan Megamendung kian diminati pengunjung,baik batik modern juga klasik dengan bahan mori dan sutra untuk kualitas super, kini perkembangan usaha tersebut semakin meningkat dibandingkan sebelumnya.

Dibulan ini Omzet Para pengrajin di daerah batik trusmi Cirebon sangat meningkat memasuki libur sekolah maupun natal dan tahun baru.

Bahkan penjualan produk pun menaik seperti produk kain batik , sarimbit, hem , dan produk lainya dibanjirin oleh pengunjung yang datang ke pusat grosir batik trusmi sehingga para SPG kewalahan menghadapi para pengunjung yang membeli banyak produk pusat grosir batik trusmi.

Johanes, salah seorang pembeli batik di Cirebon mengungkapkan sengaja mampir belanja batik di Trusmi Cirebon karena banyak pilihan corak dan motifnya, selain itu harganya masih terjangkau.
"Pusat Grosir Batik Trusmi berada di jalur Pantura Cirebon, mudah untuk belanja karena berada di lintasan jalur utama," katanya.

yuk yang lagi liburan di cirebon mampir Ke Pusat Grosir Batik Trusmi di Jalan Trusmi Kulon no.148 Cirebon.
Jangan ngaku Cinta Indonesia kalau belum Menggunakan Batik :). ( Batik Cirebon )

Jumat, 02 Januari 2015

Batik Cirebon - Batik Printing Bisa Musnahkan Batik Tradisional

Batik Cirebon
Kain Batik Pelangi BK
Batik Cirebon - Ketika membahas perkembangan batik di Jawa Tengah, khususnya kota Semarang, Eko Haryanto langsung terdiam beberapa saat.
Pengusaha Usaha Kecil Menengah (UKM) Cinta Batik Semarangan itu kemudian mengakui, dia sedang resah atas perkembangan batik di Semarang.

"Saat ini banyak batik printing alias produk tekstil bermotif batik. Pelan-pelan tapi pasti jika tidak ada proteksi pasti akan membunuh batik tradisional," katanya ketika berbincang dengan Tribun Jateng, Jumat (26/12).

Eko menyebutkan, dari sisi penyerapan tenaga kerja, usaha batik tradisional lebih bermanfaat.
Dia mencontohkan, usahanya yang bisa menyerap lima hingga 15 orang.
Lain halnya batik printing yang hanya membutuhkan operator printer.

Eko menyebutkan, keadaan Kampung Batik saat ini sudah berbeda dengan zaman dahulu. Pada 2006 hingga 2010, pengusaha Kampung Batik masih konsisten dengan batik tradisional, baik tulis maupun cap.

Namun, pada 2011 batik printing mulai muncul. Orang awam pasti tidak bisa membedakan antara batik tradisional dan printing. Padahal batik tradisional nilainya setingkat lebih tinggi.

"Jangan sampai pengakuan UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization/Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB--Red) malah disia-siakan," keluhnya.

Untuk mendapat pengakuan lebih, Eko rela merogoh kocek jutaan rupiah untuk menguji kompetensinya beberapa waktu lalu. Ia menceritakan prosesnya mendaftarkan diri ke Badan Sertifikasi Profesi Nasional (BSPN) agar diuji.

"Untuk pengujian tiap profesi, saya harus merogoh kocek Rp 600 ribu," katanya.

Batik Cirebon - Pendamping Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jateng yang juga penilai kompetensi, Riza Radianto menyebutkan, kompetensi yang dilakukan untuk UMKM batik berbeda dengan profesi lain, yang intinya untuk wujud pengakuan terhadap para profesional batik di Indonesia.

Ia menjelaskan, dalam industri batik ada beberapa profesi mulai dari peracik malam, pencanting, tukang cap, hingga desainer batik. Penilaian per orang disesuaikan keterampilannya.

"Yang diuji bukan teori, melainkan kemampuan sehari-hari. Jadi tidak masalah meskipun pembatik tidak pernah baca tulis," ujarnya.

Riza menjelaskan, di setiap kabupaten/kota di Jawa Tengah punya batik.

"Bayangkan jika semua industri mempunyai sertifikasi profesi, pihak luar atau orang asing pun tidak akan memandang remeh industri batik," katanya.

Direktur Eksekutif Forum Badan Koordinasi Sertifikasi Profesi (BKSP), Yustina menambahkan, para SDM yang sudah mengikuti uji kompetensi akan mendapat sertifikat.

Uji kompetensi itu berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No 23 Tahun 2004yang mengatur tentang Sertifikasi Profesi.

"Hal ini juga akan menambah data berapa sih tukang batik kompeten di indonesia dengan syarat sudah mengusai bidang dua tahun," tuturnya.(Batik Cirebon)

Kamis, 01 Januari 2015

Batik Cirebon - Apa Itu Batik Wadasan ?

Batik Cirebon
Ilustrasi : Motif Batik Cirebon Megamendung
Batik Cirebon - Pernah dengar motif wadasan?? Mungkin hanya sebagian orang yang tahu dengan motif wadasan, dari sebagian yang tahu mungkin hanya sebagian lagi yang mengerti makna dari motif tersebut. Bagi yang belum tahu, akan saya jelaskan sedikit mengenai wadasan. Saya ambil contoh di Cirebon, karena motif ini berkembang luas di Cirebon.

Motif hias wadasan adalah istilah Cirebon untuk menyebut motif karang. Adapun istilah untuk menyebut motif karang adalah gunungan. Motif gunungan memiliki makna suci yang mengarah pada gambaran kehidupan di alam baka, sebuah kehiduppan yang kekal abadi.

Batik Cirebon - Motif gunungan merupakan motif Indonesia asli yang keberadaannya terus bertahan walaupun penetrasi Hindu dan Islam di Indonesia berifat intensif. Pada saat berlangsungnya pengaruh hindu, motif gunungan digambarkan sebagai gunung Meru tempat bersemayamnya para dewa. Motif wadasan pada kepurbakalaan Islam di Cirebon berfungsi simbolik dan dekoratif.

Fungsi simbolik motif ditunjukkan oleh letak motif tersebut pada bagian utama benda-benda sakral. Pada benda kelompok ideoteknik misalnya motif tersebut berada pada makam-makam keluarga sultan yang bagian utamanya berupa nisan. Pada benda kelompok sosioteknik motif hias wadasan terdapat pada kereta-kereta kerajaan yang bagian utamanya adalah badan kereta, pada kain batik milik kerajaan bagian utamanya adalah motif batik itu sendiri. Adapun pada benda kelompok teknomik motif hias wadasan ini terdapat pada tamansari milik keluarga kerajaan yang bagian utamanya berupa bukit-bukit buatan. Dengan demikian motif hias wadasan sebalum abad 18 M adapat dikatakan berfungsi sebagai simbol status kebangsawanan.( Batik Cirebon )

Rabu, 31 Desember 2014

Batik Cirebon - Sabun Lerak Ternyata Bisa Juga untuk Cuci Tangan

Batik Cirebon
Sabun Lerak
Batik Cirebon - Biasanya orang lain mengenali sabun lerak itu hanya untuk mencuci batik, ternyata sabun lerak juga bisa untuk mencuci tangan dipadukan dengan daun sirih agar tangan terhindar dari bakteri-bakteri.

Hal ini telah dibuktikan Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan pengendalian penyakit (BBTKLPP) Surabaya lewat penelitiannya di tahun 2011. "Kami melakukan penelitian uji aktivitas antimikroba dengan daun jarak, lerak dan sirih. Hasilnya lerak dan sirih yang menjadi alternatif antiseptik yang ramah lingkungan," ujar Apoteker dan Salah Satu Tim Peneliti, Widi hartati Apt.

Batik Cirebon - Menurut Widi, kandungan minyak atsiri pada sirih yakni fenol betel dan kavikol berfungsi sebagai antiseptik alami. Sedangkan daging buah lerak mengandung surtfactant alami, insektisida, dan obat-obatan.

Penelitian tersebut menunjukan kedua bahan tadi mampu menangkal bakteri staphylococcus aureus, Salmonella thyposa, dan escherichia coli.

"Diamati diameter daya hambat, lerak dan sirih efektif untuk membunuh bakteri penyebab gangguan pencernaan. Kami melihat bila lerak dengan konsentrat 30 persen mampu menangkal bakteri. Proses mengekstraksi buah lerak lebih lama dibandingkan sirih," ujar Widi.(Batik Cirebon)