Banner

Tampilkan postingan dengan label grosir batik cirebon. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label grosir batik cirebon. Tampilkan semua postingan

Jumat, 08 November 2013

Batik Cirebon - Sekilas Tentang batik Cirebon

batik trusmi cirebon indonesia batik murah dunia cirebonBatik Cirebon - Sekilas Tentang batik Cirebon.Kisah membatik di Cirebon berawal dari peranan Ki Gede Trusmi, salah seorang pengikut setia Sunan Gunung Jati yang mengajarkan seni membatik sambil menyebarkan agama Islam. Sampai sekarang, makam Ki Gede di desa Trusmi masih terawat baik, malahan setiap tahun dilakukan upacara ritual yang cukup khidmat yakni upacara Ganti Welit (atap rumput) dan Ganti Sirap setiap empat tahun. Usaha yang bermula dari skala rumahan lama kelamaan menjadi industri kerajinan yang berorientasi bisnis. Produk batik Cirebon bukan sekadar memenuhi kebutuhan lokal, tetapi sebagian pengrajin batik / pedagang mengekspornya ke mancanegara seperti Jepang, Amerika, Malaysia, Thailand dan Belanda. Keunikan motif serta corak yang dihasilkan dari batik-batik berbagai daerah merupakan kekuatan yang sangat luar biasa, khususnya bagi kekayaan seni budaya batik Indonesia. Belum ada di negara manapun yang memiliki kekayaan desain motif batik indonesia seperti yang di miliki oleh bangsa Indonesia. Cirebon merupakan penghasil batik dengan motif dan corak yang kuat dan khas. Batik Cirebon termasuk kedalam kelompok batik Pesisiran. Namun sebagian batik Cirebon termasuk dalam kelompok batik Keraton, yaitu Keratonan Kasepuhan dan Keraton Kanoman.Beberapa desain batik Cirebon Klasik seperti motif Mega Mendung, Paksinaga Liman, Patran Keris, Singa Payung, Singa Barong, Banjar Balong, Ayam Alas termasuk dalam kelompok batik Keraton. Batik Cirebonan Pesisiran dipengaruhi oleh karakter penduduk masyarakat pesisiran yang pada umumnya memiliki jiwa terbuka dan mudah menerima pengaruh asing. Daerah sekitar pelabuhan biasanya banyak orang asing singgah, berlabuh hingga terjadi perkawinan lain etnis (asimilasi) maka batik Cirebonan Pesisiran lebih cenderung menerima pengaruh dari luar. Warna-warna batik Cirebonan Pesisiran lebih atraktif dengan menggunakan banyak warna. Beberapa design batik pesisiran antara lain ; Kapal Kompeni, Penari Cina, Pekalis, Semarangan, Burung Gelatik dan lain lain. BATIK MEGA MENDUNG Hampir di seluruh wilayah Jawa memiliki kekayaan budaya batik yang khas. tentu saja ada daerah-daerah yang lebih menonjol seperti Solo, Yogya, dan Pekalongan. tetapi kekayaan seni batik daerah Cirebon juga tidak kalah dibanding kota-kota lainnya. Menurut sejarahnya, di daerah Trusmi Cirebon terdapat pelabuhan yang ramai disinggahi berbagai pendatang dari dalam maupun luar negri. Salah satu pendatang yang cukup berpengaruh adalah pendatang dari Cina yang membawa kepercayaan dan seni dari negerinya. Dalam Sejarah diterangkan bahwa Sunan Gunung Jati yang mengembangkan ajaran Islam di daerah Cirebon menikah dengan seorang putri Cina Bernama Ong Tie. Istri beliau ini sangat menaruh perhatian pada bidang seni, khususnya keramik. Motif-motif pada keramik yang dibawa dari negeri cina ini akhirnya mempengaruhi motif-motif kain batik hingga terjadi perpaduan antara kebudayaan Cirebon-Cina. Salah satu motif yang paling terkenal dari daerah Cirebon adalah kain batik batik Mega Mendung atau Awan-awanan. Pada motif ini dapat dilihat baik dalam bentuk maupun warnanya bergaya selera cina. Kain batik Motif mega mendung melambangkan pembawa hujan yang di nanti-natikan sebagai pembawa kesuburan, dan pemberi kehidupan. Motif ini didominasi dengan warna biru, mulai biru muda hingga biru tua. Warna biru tua menggambarkan awan gelap yang mengandung air hujan, pemberi penghidupan, sedangkan warna biru muda melambangkan semakin cerahnya kehidupan. PUSAT BATIK CIREBON Desa sentra Batik Cirebon terletak kurang lebih 7 Km arah barat pusat kota Cirebon , atau dari stasiun kereta api Kejaksan atau alun alun kota Cirebon. Daerah penghasil produksi dan pengrajin batik Cirebonan terdapat di 5 wilayah desa yang berbeda, tepatnya daerah-daerah yang ada di sekitar desa Trusmi (pusat batik Cirebonan). Desa-desa yang berada di sekitar desa Trusmi diantaranya desa Gamel, Kaliwulu, Wotgali, Kalitengah dan Panembahan. Pertumbuhan batik Trusmi nampak bergerak dengan cepat mulai tahun 2000, hal ini bisa dilihat dari banyaknya bermunculan showroom-showroom batik yang berada di sekitar jalan utama desa Trusmi dan Panembahan. Pemilik showroom batik Trusmi hampir seluruhnya dimiliki oleh masyarakat Trusmi asli walaupun ada satu atau dua saja yang dimiliki oleh pemilik modal dari luar Trusmi.

Kamis, 07 November 2013

Batik Cirebon - Pusat Grosir Batik Trusmi

Blus Bolodewo 013011 35000 batik trusmi batik indonesia batik cirebon murah Batik Cirebon - Pusat Grosir Batik Trusmi.Batik merupakan warisan leluhur yang tak terpisahkan dari budaya bangsa indonesia. Dengan keindahan berbagai corak, mutu warna alami serta motif yang menarik membuat kain batik tradisional sangat populer dan diterima banyak masyarakat lokal tetapi juga masyarakat internasional. Batik cirebon memberi makna yang sarat akan seni dan representasi budaya dari masing - masing daerah tanah air. Tiap daerah memiliki ciri motif maupun cara pembuatan batik yang berbeda-beda. Banyak hal yang bisa digali dari sehelai kain batik, tidak hanya digunakan untuk pakaian saja tetapi perkembangan saat ini sudah kearah household dan interior, tidak heran apabila dikatakan bahwa batik indonesia adalah sebuah karya cipta peninggalan budaya yang dimiliki Bangsa Indonesia.

Rabu, 06 November 2013

Batik Cirebon - Batik Days Dirayakan di Swiss


Blus Campur 012998 35000 batik trusmi batik cirebon batik indonesia murah
Batik Cirebon - Batik Days Dirayakan di Swiss.Warga Indonesia di Swiss dari Kanton, Fribourg, Vaud, Jura, Solothurn dan mereka yang bertempat tinggal di Kota Bern, secara spontan berkumpul di depan Gedung Parlemen Swiss merayakan “Batik Days”, Selasa (2/10) sore. Dengan menggunakan kain batik batik cirebon mereka berkumpul di tengah keramaian di depan Gedung Parlemen Swiss yang juga merupakan atraksi wisata Kota Bern dan menjadi perhatian wisatawan berbagainegara yang sedang berkunjung ke Bern, ujar Pensosbud KBRI Bern, Mohammad Budiman Wiriakusumah, Rabu (3/10).
Menurut koordinator aksi di Hari Batik Indonesia yang ditetapkan tanggal 2 Oktober, Fifi Afiana , acara ini merupakan acara spontan sebagai ungkapan rasa bangga mereka terhadap batik Indonesia sebagai “Intangible World Cultural Heritage of Humanity” dan juga merupakan ungkapan rasa syukur Batik Indonesia banyak dikenal dan digunakan warga Swiss. Kegembiraan warga Indonesia ini juga menjadi bahan perhatian wisatawan dan warga Bern yang sedang berada di lapangan di pusat Kota Bern. Para wisatawan menanyakan kegiatan yang sedang berlangsung, dan busana batik yang digunakan warga Indonesia tentang Batik Indonesia dan Hari Batik.
Dubes RI untuk Konfederasi Swiss dan Keharyapatihan Liechtenstein juga berkesempatan hadir di tengah-tengah warga setelah mendengar adanya acara spontan di hari batik trusmi, dan bahkan ikut foto bersama dengan warga. KBRI Bern pada tahun 2010 ditetapkan sebagai KBRI Batik trusmi, bahkan pada awal bulan September yang lalu bekerja sama dengan Museum der Kulturen Basel, Museum Tekstil Jakarta mengadakan pelatihan membatik yang mendapat sambutan dari warga Swiss.
Upaya-upaya lainnya juga dilakukan untuk menjadikan batik Indonesia lebih dapat dihargai bukan saja sebagai barang hiasan namun dapat digunakan secara universal dalam kehidupan sehari-hari di Swiss, Sekolah Musik 1,2,3 di Sion Kota di Kanton Valais, Swiss, yang berbahasa Perancis menyatakan kesediaannya untuk ikut aktif menjadi Duta Budaya dalam memperkenalkan batik trusmi kepada pelajar-pelajar dan masyarakan umum lainnya.

Jumat, 01 November 2013

Batik Cirebon - Wuih, Batik RI Laris Manis di Cina

batik cirebon batik indonesia murahBatik Cirebon - Wuih, Batik RI Laris Manis di Cina.Promosi perdagangan China Asean Expo (CAEXPO) ke-10 di Nanning, Ibu Kota Propinsi Guangxi, China, berlangsung 3-6 September 2013 menjadi saksi bahwa masyarakat China ternyata suka batik Indonesia. Batik Cirebon Hal itu dikemukakan oleh Nelty Fariza, Direktur Batik dan Handicraft of Banten Etnik dan Cipta Aditya, Brand Manager Batik Muda, di lokasi pameran CAEXPO ke-10 di Nanning, China. "Hasil penjualan kami sangat bagus. Tiga hari pameran sudah mendapatkan Rp 32 juta, dan hari ini adalah hari pameran terakhir yang akan jauh lebih ramai karena masyarakat umum gratis masuk lokasi pameran," kata Nelty Batik Cirebon. Batik Cirebon Menurut dia, produk batiknya disukai karena motif batik Banten dan Tangerang Selatan mengadopsi etnis China Banteng yang banyak tinggal di Tangerang sehingga disukai oleh masyarakat China. "Bahkan saya sudah mendapatkan pembeli dari Beijing dan Myanmar yang akan membeli dan memasarkan di jaringan toko mereka," kata Nelty yang juga menjual topi, kain, sepatu bermotifkan dan desain etnik Banten.

Selasa, 22 Oktober 2013

Batik Cirebon - Tips dan Cara Mencuci Baju Batik

batik trusmi cirebon indonesia batik murah duniaBatik Cirebon - Tips dan Cara Mencuci Baju Batik.Mencuci baju batik tidaklah sama dengan mencuci baju pada umumnya, karena baju batik dibuat dengan bahan yang berbeda dengan baju biasa, oleh karena itu hati-hati dalam mencuci baju batik agar warnanya tidak luntur dan pudar, kali ini saya kan sharing bagaimana cara menuci baju batik agar tidak luntur dan warna baju batik tetap alami seperti baru. Banyak cara yang dapat kita gunakan untuk mencuci baju batik contohnya dengan sabun lerak, bagaimana cara mencuci baju batik dengan sabun lerak? caranya adalah Cara mencuci baju batik menggunakan sabun Lerak Batik Cirebon Persiapan: A. Siapkan sabun lerak. Lerak bisa anda dapatkan di toko bahan laundry atau toko batik. B. Siapkan ember untuk perendaman. C. Hanger untuk menjemur. Batik Cirebon Cara mengerjakannya: adalah dengan tehnik handwash atau cuci dengan tangan bukan dengan mesin cuci. Masukan Sabun Lerak secukupnya kedalam ember yg telah diisi air 2-3 Liter air (untuk kapasitas mencuci perpiece/perpotong). Rendam batik kedalam larutan sabun Lerak sekitar 15-30 menit. Saat mencuci, batik jangan dikucek atau diperas, cukup dengan diangkat-celup saja. Untuk bagian yg terlihat kotor seperti kerah, gunakan jari anda untuk menggosok-gosokan secara lembut bagian tersebut agar kotorannya hilang. Bilas batik dengan cara merendam ke dalam air bersih sekitar 5 menit dengan cara diangkat-celup juga, jangan pakai softener, cukup dengan air bersih. Setelah selesai membilas, angkat batik dan serap airnya dengan handuk sambil diremas-remas lembut. Jangan memeras batik karena dapat menghancurkan serat dan merusak bentuknya. Pasang batik di hanger lalu jemur di tempat teduh, jangan terkena sinar matahari langsung. Setelah batik kering, jangan menyetrikanya dengan setrika biasa, gunakanlah hand steamer untuk melicinkan dan merapikannya. Finishing: Taburkan bunga melati disekelilingnya atau semprot dengan parfum beraroma melati agar terkesan natural dan eksotis Batik Cirebon.

Batik Cirebon - Pusat Grosir Batik Trusmi Ajari Siswa SLB Keterampilan Membatik

batik trusmi cirebon indonesia batik murah dunia cirebonBatik Cirebon - Pusat Grosir Batik Trusmi Ajari Siswa SLB Keterampilan Membatik .Dalam rangka memperingati Hari Batik Nasioanal yang jatuh pada 2 Oktober 2013 puluhan siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Beringin Desa Kepongpongan Kecamatan Talun Kabupaten Cirebon mengikuti kegiatan membatik massal yang digelar Pusat Grosir Batik Trusmi di Desa Trusmi Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon, Selasa (1/10). Batik Cirebon Salah satu peserta, Mila (19 tahun) meskipun dengan keterbatasan fisik, ia tetap antusias mengikuti kegiatan? membatik massal yang digelar di area parkir Pusat Grosir Batik Trusmi. Tangannya yang sulit menggenggam tidak menghalanginya untuk menggoreskan canting (alat membatik) di atas sehelai kain putih yang telah diberi sketsa oleh panitia. Siang itu, Mila dan puluhan teman temannya dari Sekolah Luar Biasa Beringin Bakti Kabupaten Cirebon ramai-ramai belajar membatik, mereka terlihat semangat duduk di kursi plastik yang sudah disediakan panitia dan menghadapi satu buah kompor kecil yang atasnya terdapat wajan tempat menaruh malam yang dipanaskan. Satu-persatu tangan mungil tersebut mencelupkan canting dan meniupnya kemudian digoreskan kedalam sebuah kain putih yang bermotifkan bunga. Batik Cirebon Acara itu diakui Mila membuat dirinya menjadi? penasaran untuk lebih mendalami seni membatik. Mila mengatakan, selama ini di sekolahnya ia baru diajari keterampilan menjahit. Namun sebagai warga Cirebon asli, selama ini Mila mendambakan untuk bisa belajar membuat batik yang notabene merupakan salah satu ikon Cirebon. Hal senada diungkapkan salah seorang pengurus SLB Beringin Bakti, Titi Rustiati (70 tahun). Ia berharap siswanya bisa terus mendapat pengajaran membatik dari para ahli. Siang itu, Mila dan puluhan teman temannya dari Sekolah Luar Biasa Beringin Bakti Kabupaten Cirebon ramai-ramai belajar membatik, mereka terlihat semangat duduk di kursi plastik yang sudah disediakan panitia dan menghadapi satu buah kompor kecil yang atasnya terdapat wajan tempat menaruh malam yang dipanaskan. Satu-persatu tangan mungil tersebut mencelupkan canting dan meniupnya kemudian digoreskan kedalam sebuah kain putih yang bermotifkan bunga. Batik Cirebon Acara itu diakui Mila membuat dirinya menjadi? penasaran untuk lebih mendalami seni membatik. Mila mengatakan, selama ini di sekolahnya ia baru diajari keterampilan menjahit. Namun sebagai warga Cirebon asli, selama ini Mila mendambakan untuk bisa belajar membuat batik yang notabene merupakan salah satu ikon Cirebon.

Batik Cirebon - Inilah Profil Peraih MURI, Pengusaha Batik Termuda Asal Trusmi

batik-cirebon-kunjungan-dede-yusuf-owner-batik-trusmi-ibnu-riyanto-batik-trusmi-cirebon-indonesia-murah-bangetBatik Cirebon - Inilah Profil Peraih MURI, Pengusaha Batik Termuda Asal Trusmi .IBNU Riyanto, pemuda asal Trusmi Plered Kabupaten Cirebon, mulai usaha batik pada tahun 2006, sejak ia berusia 17 tahun, dengan memproduksi batik sendiri dan menjualnya secara langsung ke toko-toko batik. Setelah memiliki modal yang cukup, Ibnu, memberanikan diri untuk membuka ritel batik. Di awali membuka toko batik dengan ukuran kecil 4x4 meter yang dibuka di ruang tamu rumahnya, diubah menjadi toko batik tanpa memperkerjakan karyawan sehingga harus ditangani sendiri. Batik Cirebon Toko batik milik Ibnu terus mengalami perkembangan yang berarti tiap tahunnya. Kemudian tahun 2010 pada usia 22 tahun, Ibnu memberanikan diri membuka Pusat Grosir yang diberi nama Batik Trusmi dengan misi membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar dengan tetap menjaga budaya Indonesia. Saat ini, Batik Trusmi sudah membuka cabang di Kota Surabaya, Jakarta dan Medan. Rencananya akan membangun cabang di Singapura, selain membuka cabang di sejumlah kota seperti Bandung, Makasar, Balikpapan, Solo dan Yogyakarta. Batik Cirebon Di perayaan hari jadi yang kedua inilah Ibnu Riyanto (24 tahun) pendiri sekaligus pemilik Pusat Grosir Batik Trusmi memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai pengusaha termuda dengan toko batik terluas. Piagam MURI diserahkan oleh Manajer MURI, Sri Widayati, usai kegiatan Jalan Santai

Sabtu, 12 Oktober 2013

Batik Cirebon - Permintaan Batik Cirebon Kian Melonjak

batik-cirebon-hem-mm-sablon-1052152.. (Small)Batik Cirebon - Permintaan Batik Cirebon Kian Melonjak.Perajin di Pantura mengklaim permintaan kain batik khas Kabupaten Cirebon dan Indramayu Jawa Barat saat peringatan hari batik meningkat. Paryanto, salah seorang perajin batik di Trusmi Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon mengatakan tingginya minat masyarakat Indonesia mengenakan busana batik permintaan terus meningkat. Batik Cirebon Perajin di Pantura mengklaim permintaan kain batik khas Kabupaten Cirebon dan Indramayu Jawa Barat saat peringatan hari batik meningkat. Paryanto, salah seorang perajin batik di Trusmi Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon mengatakan tingginya minat masyarakat Indonesia mengenakan busana batik permintaan terus meningkat. Perajin di Pantura mengklaim permintaan kain batik khas Kabupaten Cirebon dan Indramayu Jawa Barat saat peringatan hari batik meningkat. Paryanto, salah seorang perajin batik di Trusmi Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon mengatakan tingginya minat masyarakat Indonesia mengenakan busana batik permintaan terus meningkat. Perajin di Pantura mengklaim permintaan kain batik khas Kabupaten Cirebon dan Indramayu Jawa Barat saat peringatan hari batik meningkat. Paryanto, salah seorang perajin batik di Trusmi Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon mengatakan tingginya minat masyarakat Indonesia mengenakan busana batik permintaan terus meningkat.

Batik Cirebon - Menjaga Tumbuh Kembang Batik Kalbar

batik trusmi cirebon indonesia batik murahBatik Cirebon - Menjaga Tumbuh Kembang Batik Kalbar.Memasuki ruang pamer di galeri Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kalimantan Barat di Jalan Ahmad Yani Pontianak, terpampang bermacam-macam produk khas lokal, termasuk di antaranya batik hasil warga lokal, mulai dari motif etnis Melayu, Dayak, Tionghoa atau campuran etnis. Batik Cirebon Pengunjung bisa memilih apa saja yang berciri khas lokal. Harganya pun bervariasi dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah."Pengunjung banyak dari luar kota, mereka mencari yang khas lokal, termasuk batik," kata seorang bapak yang menjadi penjaga galeri.Untuk motif batik khas Kalbar, sungguh sebuah kekayaan yang melimpah. Inspirasi motif dari berbagai budaya etnis yang ada seperti tak ada habisnya."Yang kurang di sini, jumlah pembatiknya," kata Wiro Sarwanto, seorang pendesain motif batik Kalbar juga pemilik galeri Wahyu Art.   Batik Cirebon Wiro, yang berasal dari Laweyan Solo dan sudah menetap di Pontianak sejak tahun 1970-an, mengungkapkan penjelajahannya di berbagai tempat di Kalbar menunjukkan inspirasi motif batik di provinsi ini sungguh melimpah. Apalagi dari etnis Dayak, yang memiliki ratusan subetnis menunjukkan kekhasannya masing-masing."Motif dari subetnis ini perlu ditampilkan. Tapi sayang pembatik masih sedikit," ungkapnya. Ia dan isterinya, Angky Karyati, yang seorang wirausahawati, telah berusaha mendidik beberapa orang, tapi sangat sedikit yang konsisten menekuninya.Angky, yang berasal dari Sintang Kalbar itu mengungkapkan, batik- batik khas Kalbar yang ada di galeri Wahyu Art Jalan M Sohor Pontianak diminati pembeli, khususnya luar kota. Bahkan ada di antaranya dari Brunei Darussalam dan Malaysia.   "Minat beli ini terus meningkat seiring dengan makin banyaknya wisatawan datang ke Kalbar. Nah ini potensi yang harus terus dikembangkan," katanya.Batik Cirebon Hal sama juga diungkapkan pemilik galeri batik Lenik di Jalan Purnama Agung Pontianak. Galeri yang banyak menyediakan batik khas etnis Dayak ini mengaku permintaan batik khas kalbar meningkat, baik dari warga setempat atau luar provinsi."Makin banyak perorangan atau instansi memesan kain batik dengan motif daerahnya. Ini membanggakan, karena makin berkembang kesadaran untuk menjaga kekayaan motif daerah atau etnis setempat," ujar Nartie, pemilik galeri Lenik.   Nartie yang bersuamikan orang Dayak Kayan ini mengaku, motif Dayak sangat banyak ragam, namun ada di antaranya yang tidak boleh sembarangan membuatnya."Harus minta izin dulu denga kepala Adat setempat," katanya.Batik Cirebon - Menjaga Tumbuh Kembang Batik Kalbar.Memasuki ruang pamer di galeri Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kalimantan Barat di Pemberian nama Lenik , untuk galerinya yang dibuka beberapa tahun lalu itu juga sudah disahkan dari Kepala Suku Kayan Ine Tipung. Lenik memiliki makna pintar dan bisa itu diambil dari bahasa Suku Kayan.Kepala Unit Pelatihan Industri Kecil Menengah (UPT IKM) Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kalbar, Subaidi, mengemukakan inspirasi motif batik Kalbar secara garis besar berasal dari motif tenun, flora-fauna, dan bangunan rumah khas Kalbar. Sementara coraknya bisa dari etnis Dayak, Melayu atau Tionghoa, yang komunitasnya cukup besar di provinsi ini.   Batik Cirebon Motif batik Kalbar, yang sudah beredar di masyarakat, di antaranya yang berasal dari ide bangunan rumah, seperti motif "mahkota" dari rumah melayu Ketapang, yang bermakna ketinggian derajat; motif "Kembang Sekaki" sebagai hiasan pagar teras bangunan tradisional Melayu, bermakna adanya perkawinan antar keluarga; dan motif "cengkrama" dari rumah Melayu yang bermakna keakraban dan rasa kekeluargaan.Yang berasal dari flora-fauna umumnya juga sudah digunakan di motif tenun, di antaranya pucuk rebung bunga pasak (bermakna keindahan dan kesuburan), burung merak ekor bersambung (bermakna keterikatan pria dan wanita yang sudah menikah), buaya (dari etnis Dayak yang bemakna keperkasaan), babi imak/ hutan (dari etnis Dayak yang bermakna hubungan kekeluargaan masyarakat yang saling terkait), dan mayang murang (agar diberi kemudahan dalam segala hal).   Corak batik Kalbar yang belakangan berkembang seperti motif ikan arwana dan motif Paku Kapuas, melambangkan kesuburan tanah Kalimantan Barat. Di Pontianak yang kerap digunakan di kegiatan beramai-ramai yaitu corak insang, sedang di Singkawang dikembangkan batik motif Tidayu, yang merupakan campuran Tionghoa, Dayak dan Melayu.Untuk diferensiasi, sudah terbukti Kalbar kaya inspirasi motif khas lokal. Namun untuk produksi atau pembatikannya, karena terkait dengan batik tulis, bahan baku masih didatangkan dari Jawa, khususnya kota Pekalongan, Yogyakarta atau Surakarta. Bahan baku itu seperti kain batik, parafin (lilin lebah), dan gondorukem."Sayangnya bahan `water glass` yang gunanya untuk mengunci warna di kain batik, tidak bisa didatangkan, karena pihak penerbangan ataukapal, tak mau mengangkutnya. Mereka khawatir terkait ramainya terorisme ini," kata Wiro Sarwanto.

Selasa, 24 September 2013

Batik Cirebon - Presiden Apresiasi Penggiat Batik di Tanah Air

susilo-bambang-yudhoyono-batik-cirebon-batik-trusmi-batik-indonesiaBatik Cirebon - Presiden Apresiasi Penggiat Batik di Tanah Air.Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memuji sumbangan para penggiat batik dalam memajukan industri batik Indonesia. "Saya sebagai kepala negara, kepala pemerintahan dan pribadi mengucapkan terima kasih atas semua yang bapak dan ibu lakukan," katanya ketika membuka acara Gelar Batik Nusantara 2013 hari ini, Rabu (17/7/2013). Batik Cirebon SBY menilai batik telah berkembang pesat sebagai sarana promosi kebudayaan maupun sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Industri batik, paparnya, saat ini telah mempekerjakan sekitar 3,5 juta orang di berbagai tempat di Tanah Air. Sekitar 500.000 orang terlibat langsung dalam industri batik, sedangkan 3 juta orang lainnya bekerja dalam industri penunjang industri batik.

Senin, 23 September 2013

Batik Cirebon - Perajin Batik Kebumen Alih Teknologi

batik-trusmi-batik-cirebon-batik-indonesia-trusmi-cirebon-indonesiaBatik Cirebon - Perajin Batik Kebumen Alih Teknologi.Sebagian perajin batik Kebumen kini sudah melakukan alih teknologi dalam hal pencairan lilin batik, dari kompor berbahan bakar minyak (BBM) ke kompor listrik. Selain lebih praktis, penggunaan tenaga listrik dalam proses pencairan lilin atau 'malam' itu juga lebih menghemat biaya sampai 50 % dibandingkan kompor minyak, juga lebih ramah lingkungan karena tak memunculkan polusi asap Batik Cirebon. Batik Cirebon "Bagi kami perubahan cara pencairan lilin ini harus kami syukuri, karena memudahkan operasional membatik kami," ujar Miyah (30), perajin batik di Dukuh Lengkong Desa Jemur Kecamatan Pejagoan Kebumen, saat membatik di rumahnya, Rabu (21/8). Menurut Miyah kepraktisan penggunaan kompor listrik adalah lebih efisien dalam hal waktu dan tenaga, karena tanpa perlu mengisi kompor terlebih dahulu dengan bahan bakar dan menyulut sumbunya dengan api, hanya tinggal memencet saklar dan menancapkan stop kontaknya ke sumber listrik. Selain itu, perawatannyapun lebih praktis karena tak perlu menarik sumbu bila sumbu telah pendek Batik Cirebon.

Batik Cirebon - Batik Tulis Tancep Gunungkidul, Produksi Lokal Kelas International

batik-indonesia-cirebon-murah-batik-indonesiaBatik Cirebon - Batik Tulis Tancep Gunungkidul, Produksi Lokal Kelas International .Seiring penggunaan batik yang semakin universal, khususnya setelah batik dinobatkan sebagai salah satu warisan budaya Indonesia oleh UNESCO, Batik Cirebon semakin banyak orang yang mencari kain batik, tidak hanya dari Indonesia namun juga mancanegara. Namun demikian, berbicara tentang batik, mungkin sebagian besar dari kita akan memusatkan fokus ke Pekalongan sebagai Kota Batik padahal batik juga diproduksi di banyak tempat, termasuk Gunungkidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Batik Cirebon. Di kabupaten yang sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani dan pedagang ini, terdapat kelompok pengrajin batik tulis handal yang produk-produknya telah mengisi gallery per-batik-an nusantara. Kelompok tersebut terpusat di Desa Tancep, Kecamatan Ngawen, yang berada di bagian utara Kabupaten Gunungkidul. Seiring kenaikan permintaan kain batik, terlebih setelah adanya anjuran bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk mengenakan pakaian batik di hari-hari tertentu, batik tulis Gunungkidul atau yang lebih dikenal dengan batik tulis Tancep semakin meroket popularitasnya Batik Cirebon.

Senin, 16 September 2013

Belanja Batik Trusmi Cirebon

batik-trusmi-17 agustus-san di batik indonesia pusat grosir batik cirebon trusmibatik trusmi-Belanja Batik Trusmi Cirebon.Keindahan ukiran batik khas Indonesia sudah tak perlu dipertanyakan lagi, hingga produk budaya bangsa ini pun tercatat sebagai warisan budaya dunia. Dan, seluruh wilayah Indonesia memiliki batik khasnya sendiri. Tidak terkecuali di Cirebon. batik trusmi Orang Cirebon menyebutnya dengan batik trusmi. Batik trusmi sudah ada sejak abad ke 14. Jika Anda ingin berwisata belanja batik trusmi sebagai oleh-oleh atau sebagai pakaian untuk hari raya Idul Fitri, Anda dapat mengunjungi desa Trusmi Kulon dan Trusmi Wetan. Di desa ini Anda bisa dengan mudah menjumpai batik-batik yang diinginkan karena hampir semua penduduk memiliki industri batik di rumahnya masing-masing. Macam-macam motif batik ini antara lain, motif kawung berbentuk teratai yang sedang merekah, parang berbentuk mata parang, melambangan kekuasaan dan kekuatan.dan sawat berbentuk sayap, hanya dikenakan oleh raja dan putra raja. Harga yang di tawarkan pun cukup beragam, dapat disesuaikan dengan bahan, seperti katun, sutra, serat, dan juga tergantung proses pembuatannya cap, sablon, atau tulis. Biasanya harga batik tulis dua kali lebih malah ketimbang batik lainnya. batik trusmi Anda bisa membeli batik-batik tersebut di toko batik yang ada di sepanjang jalan utama desa Trusmi hingga Panembahan. Di sini anda akan melihat berbagai macam papan nama showroom terlihat berjejer. Biasanya orang yang datang bukan hanya berasal dari Cirebon saja, namun di luar dari Cirebon pun banyak yang berdatangan.

Batik Cirebon - Batik Indonesia laris manis di China

batik cirebon batik indonesia di baselBatik Cirebon - Batik Indonesia laris manis di China.Batik Indonesia ternyata sangat diminati masyarakat China. Hal itu terbukti saat digelar promosi perdagangan China Asean Expo (CAEXPO) ke-10 di Nanning, Ibu Kota Propinsi Guangxi, China, berlangsung 3-6 September 2013. Menurut Nelty Fariza, Direktur Batik dan Handicraft of Banten Etnik dan Cipta Aditya, Brand Manager Batik Muda, penjualan batik Indonesia sangat laris. "Hasil penjualan kami sangat bagus. Tiga hari pameran sudah mendapatkan Rp 32 juta, dan hari ini adalah hari pameran terakhir yang akan jauh lebih ramai karena masyarakat umum gratis masuk lokasi pameran," kata Nelty seperti dilansir dari Antara. Batik Cirebon Menurut dia, produk batiknya disukai karena motif batik Banten dan Tangerang Selatan mengadopsi etnis China Banteng yang banyak tinggal di Tangerang sehingga disukai oleh masyarakat China. "Bahkan saya sudah mendapatkan pembeli dari Beijing dan Myanmar yang akan membeli dan memasarkan di jaringan toko mereka," kata Nelty. Hal serupa dikemukakan Cipta Aditya, Brand Manager Batik Muda bahwa selama pameran masyarakat sangat mengapresiasi karya dan motif batik Indonesia. "Kami di lokasi pameran ini menjajakan produk batik motif dan desain dari Pekalongan, Cirebon dan Lasem," katanya. Batik Cirebon Namun karena produk Batik Muda ini merupakan produk kelas menengah ke atas dan benar-benar hasil karya tangan dan hanya satu motif maka harganya cukup dirasakan mahal oleh para pengunjung CAEXPO ke-10 yang sifatnya merupakan pameran ritel. Jadi mayoritas pengunjung mau harga produknya murah.

Minggu, 15 September 2013

Batik Cirebon - Asyik, Ada Diploma Batik di Uniba

batik-cirebon-batik-trusmi-17 agustus-san di batik indonesia pusat grosir batik cirebon trusmiBatik Cirebon - Asyik, Ada Diploma Batik di Uniba.Momentum hari Batik yang akan jatuh pada Oktober 2013, bakal dimanfaatkan oleh Universitas Islam Batik (UNIBA) Surakarta untuk membuka program Diploma jenjang D1 dan D2 program studi (prodi) Batik Cirebon. "Prodi Batik Cirebon akan membantu mengembangkan dunia batik dengan tenaga ahli yang dihasilkan," jelas Rektor UNIBA Surakarta, Ending Siti Rahayu kepada wartawan, di Kampus UNIBA, Solo, Jawa Tengah, Rabu (11/9/2013). Batik Cirebon Nah untuk mengawalinya, tambah Endang, akan dibuka terlebih dahulu satu kelas yang diperuntukkan bagi 30-40 mahasiswa. Launching akan dilaksanakan pada Oktober 2013, dengan perkuliahan di kawasan sentra perajin batik di Kampung Batik Laweyan. "Pendaftaran dibuka setelah 2 Oktober 2013," jelasnya. Batik Cirebon Lokasi perkuliahan, menurut Rektor Uniba, memang sengaja dipilih di Kampung Batik Laweyan, tepatnya di Ndalem Djimatan. Salah satunya ingin menghadirkan suasana aslu kampong asal mula berdirinya usaha batik di kota Solo. Apalagi Ndalem Djimatan merupakan kediaman keluarga pengusaha Batik Cirebon.

Batik Cirebon - Batik Tabrak Warna untuk Lebaran

Zivanna-Letisha-Siregar-suka-batik-cirebonBatik Cirebon - Batik Tabrak Warna untuk Lebaran.Lebaran tinggal hitungan hari. Saatnya menyiapkan baju yang akan dipakai untuk momen indah tersebut. Batik, salah satu busana warisan leluhur ini mungkin dapat dipilih sebagai baju untuk lebaran. Fashion batik kini kian berkembang tak melulu berwarna coklat. Indonesian Heritage menawarkan batik pilihan untuk lebaran. Outlet yang berada di kawasan Grand City, Surabaya, ini punya koleksi batik dari beberapa daerah penghasil batik mulai dari Pekalongan hingga Madura Batik Cirebon. Batik Cirebon Untuk warna gerai milik Mona Explomo ini menawarkan batik tabrak warna, warna cerah yang berpadu warna-warna alam. Bahkan diakui Mona, batik tabrak warna justru yang paling banyak dicari. "Sekarang trennya memang begitu, batik tabrak warna. Batik-batik ini banyak dipilih termasuk untuk lebaran nanti," ujar Mona kepada batik trusmi

Sabtu, 14 September 2013

Batik Cirebon - Batik disukai masyarakat China

batik-cirebon--baju-batik-indonesia-di-pusat-perbelanjaan-Batik Cirebon - Batik disukai masyarakat China.Promosi perdagangan China Asean Expo (CAEXPO) ke-10 di Nanning, ibukota propinsi Guangxi, China, berlangsung 3--6 September 2013 menjadi saksi bahwa masyarakat China ternyata suka batik Indonesia. Hal itu dikemukakan oleh Nelty Fariza, Direktur Batik dan Handicraft of Banten Etnik dan Cipta Aditya, Brand Manager Batik Muda, lokasi pameran CAEXPO ke-10, di Nanning, Jumat. Batik Cirebon "Hasil penjualan kami sangat bagus. Tiga hari pameran sudah mendapatkan Rp32 juta, Dan hari ini adalah hari pameran terakhir yang akan jauh lebih ramai karena masyarakat umum gratis masuk lokasi pameran," kata Nelty. Menurut dia, produk batiknya disukai karena motif batik Banten dan Tangerang Selatan mengadopsi etnis China Banteng yang banyak tinggal di Tangerang sehingga disukai oleh masyarakat China. Selain itu, batik Lasem dan Pekalongan juga digemari pengunjung. "Bahkan saya sudah mendapatkan pembeli dari Beijing dan Myanmar yang akan membeli dan memasarkan di jaringan toko mereka," kata Nelty yang juga menjual topi, kain, sepatu bermotifkan dan desain etnik Banten. Batik Cirebon Namun karena produk Batik Muda ini merupakan produk kelas menengah ke atas karena merupakan batik tulis yang eksklusif, harganya dinilai cukup mahal oleh para pengunjung CAEXPO ke-10 yang sifatnya merupakan pameran ritel. Padahal mayoritas pengunjung berharap harga produknya murah.

Batik Cirebon - Batik Indonesia dalam sentuhan tradisi Jepang

batik-trusmi-baju-batik-cirebon-indonesia-di-pusat-perbelanjaan-Batik Cirebon - Batik Indonesia dalam sentuhan tradisi Jepang Batik Cirebon.Khusus untukyokozuna, motif batik didesain sesuai dengan karakter dari nama mereka, yang dipadu dengan motif dan warna khas baju-baju tradisional Jepang," kata Fusami Ito, seorang Jepang, yang merancang motif batik untuk yukata yang dikenakan para pesumo. Enam pe-sumo dengan predikat yokonuza (gelar tertinggi dalam dunia sumo - olahraga tradisional Jepang) mengenakan yukata (sejenis kimono) batik yang dirancang dan dibuat khusus untuk mereka. Cukup lama Ito --yang pernah belajar di Akademi Seni Rupa Indonesia-- mendesain batik untuk dipakai pesumo yang tinggi dan lebar badannya besar. Benar, olahraga tradisional Jepang terkait religi Shinto ini memang seolah di-"takdir"-kan pas untuk mereka bertubuh tinggi, besar, kuat, dan berat.
Batik Cirebon Mirip dengan silat dengan berratus kembangan-nya yang sarat nilai, sumo bagi bangsa Jepang bukan sekedar adu dorong dan adu kuat serta banting-membanting manusia-manusia besar belaka. Ada nilai di dalamnya, ada keyakinan, ada proses dan prosesi, dan ada karakter dalam kekuatan manusia yang turut membentuk karakter juang khas bangsa Jepang. Ini juga yang membuat bangsa Jepang sangat menghargai tim dan proses, tidak semata instan berorientasi hasil sesaat.
Sumo, yukata, yokonuza, batik, Jepang, dan Indonesia... jika diurai satu demi satu, tidaklah berhubungan. Namun kini adalah jaman globalisasi dan penyerapan nilai-nilai budaya bangsa-bangsa memungkinkan semuanya bertapuk di dalam satu tubuh, yaitu batik.

Batik Cirebon - Kursus Tenun dan Batik di Museum Tekstil

batik-cirebon-batik-indonesia-batik-trusmi-cirebon-tulis-murah-scraftBatik Cirebon - Kursus Tenun dan Batik di Museum Tekstil.Jia Xiang-Salah satu upaya untuk melestarikan batik dan kain tenun tradisional Tanah Air, Museum Tekstil Indonesia rutin menyelenggarakan kegiatan pelatihan dan kursus tenun, batik, dan pembuatan kain tradisional Indonesia. Kepala Koleksi dan Perawatan Museum Tekstil, Ari, mengatakan berbagai kursus dan pelatihan bagi anak-anak dan pelajar juga dilaksanakan di Museum Tekstil. Salah satunya adalah pelatihan batik, yang saat ini paling diminati masyarakat, terutama kalangan anak-anak dan pelajar. Batik Cirebon “Beberapa peserta dewasa Yang telah mengikuti pelatihan batik di Museum Tekstil, kini telah mampu mengembangkan karyanya dengan lebih professional,” kata Ari kepada Jia Xiang Hometown di Jakarta, Selasa (10/9/13)Batik Cirebon . Selain pelatihan batik, kata Ari, di museum yang terletak di Jalan K.S Tubun, Tanah Abang, Jakarta Barat itu, juga digelar kursus tentang tekstil pewarna alam, tenun ikat celup, aplikasi manik-manik, sulam dan kreasi menciptakan motif kain di atas gerabah. Batik Cirebon Museum Tekstil memamerkan alat tenun dari berbagai daerah, serta menyediakan dan berbagai informasi tentang bahan baku serta proses pembuatan kain tradisional Indonesia. “Kami juga memberi kesempatan kepada pengunjung untuk mencoba mengoperasikan alat tenun tradisional,” kata Ari.

Selasa, 19 Februari 2013

Batik Cirebon dan Keraton di Cirebon

Batik Cirebon ada kaitannya dengan kerajaan daerah itu, yaitu Kanoman, Kasepuhan dan Kepabronan. Sebelum menggunakan kain katun, lukisan batik dilakukan pada daun lontar, karena pada zaman itu lukisan batik hanya sebatas untuk lukisan saja, hal itu terjadi sekitar abad XIII.

Ciri khas batik Cirebon adalah motif laut, motif mega mendung yang diciptakan oleh Pangeran Cakrabuana (1452-1479) karena dipengaruhi oleh alam pemikiran Cina, di mana kesultanan Cirebon dahulu pernah menyunting putri Cina, sementara batik Cirebonan yang bergambar burung garuda dipengaruhi oleh motif batik dari Yogya dan Solo. Sumber tulisan: Majalah Pesona Muda Vol.26 Th.2010