Banner

Tampilkan postingan dengan label cirebon. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cirebon. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 Maret 2015

Batik Cirebon - Kreasikan Batik Tulis ke Dalam Sepatu dan Tas

batik cirebon
Hasil Kreasi Batik Yang Di Terapkan Di Sepatu dan Tas
Batik Cirebon - Tepat pada 9 Maret 2015, Willy Filosofia memperkenalkan Sofia Collection dengan produk tas dan sepatu batik sebagai produk unggulannya. 

Terbuat dari bahan kulit domba dengan kreasi batik tulis, Sofia Collection menyematkan kesan eksklusif dan limited edition pada setiap produk tas dan sepatu, dengan harga rata-rata dari Rp 500 ribu hingga Rp 1,5 juta.

Keunikan batik Nusantara memang selalu mampu membius siapa pun yang melihatnya. Corak dan warnanya yang khas dan mencirikan masing-masing daerah. Membuat batik Nusantara khususnya batik tulis selalu menjadi incaran setiap orang untuk mengeksplornya.

Batik Cirebon - Sofia merasa miris melihat batik-batik yang saat ini beredar bukanlah benar-benar batik asli Indonesia. Oleh karena itulah wanita yang gemar menari belly ini, memilih batik tulis untuk setiap karyanya karena eksklusif dan limited edition.

“Batik asli itu adalah batik yang dilukis, diwarnai dengan para pengrajin dan desainer batik Indonesia, yang jadi salah batiknya digunakan untuk batik printing,” kata Willy Filosofia, owner Sofia Collection.

Dengan mengangkat tema pesona warna batik Nusantara, wanita berusia 39 tahun tersebut memperkenalkan delapan koleksi sepatu dengan model boots, wedges, higheels dan 11 tas batik yang diperagakan oleh keempat modelnya.

Terbuat dari kulit domba yang bersifat lentur dan elastis, Sofia Collection memilih batik tulis Cirebon dan batik tulis Papua untuk mayoritas produknya. Seperti tas My Reena yang terbuat dari batik Cirebon dengan motif Mega Mendung, dan tas terbuat dari batik Papua dengan motif burung Cenderawasih.( Batik Cirebon )

Jumat, 27 Februari 2015

Batik Cirebon - Kantongi 700 Juta/Tahun Karena Jual Batik Hingga Eropa

Batik Cirebon

Batik Cirebon - Tidak dipungkiri lagi, wilayah Papua masih jauh tertinggal dibanding daerah lain di Indonesia seperti Jakarta, Surabaya, Makasar dan lain sebagainya. Namun siapa sangka, selain mempunyai wilayah yang indah, Papua juga mempunyai produk yang dijual ke luar negeri dan menembus pasar Eropa.

Adalah Jimmy Afaar yang mampu membuat batik asli Papua. Dia mengawali karirnya menjadi asisten desainer dalam negeri. Lalu, dia mencoba untuk membuat desain baju dan motif sendiri. "Saya dulu jadi asisten desainer. Tetapi, saya disuruh maju untuk bikin batik ini," ujar dia kepada wartawan di Graha CIMB Niaga, Jakarta, Kamis (26/2).

Sebelum berkarya membuat batik,

Batik Cirebon - Jimmy terlebih dulu belajar untuk menulis batik di Pekalongan, Jawa Tengah. Usai belajar selama enam bulan, pria asal Jayapura ini pulang kampung untuk mulai membangun usahanya.

Dengan modal hanya Rp 6 juta, pada tahun 2007 Jimmy mampu membuat 16 kain batik dengan motif burung Cenderawasih yang identik dengan Papua. Lalu, dia jual dalam pameran yang digelar di Jayapura. Jimmy pun tidak menyangka dagangannya laris manis.

Batik Cirebon - Bahkan, banyak konsumen yang memesan kain batik tersebut. Hasil dagangannya sebesar Rp 60 juta langsung dijadikan kain batik untuk dipasarkan kembali. Hingga saat ini, Jimmy mampu meraup untung Rp 700 juta per tahun. "Omzetnya paling minim itu Rp 50-60 juta per bulan," kata dia.

Saat ini, usaha Jimmy telah mempekerjakan enam orang untuk membantu dia dalam menulis batik dengan motif Papua. Harga kain batiknya pun bermacam-macam, mulai dari Rp 125.000 per meter hingga Rp 4,75 juta per meternya.

Kain batiknya pun dijual di kota-kota besar seperti Aceh, Medan, Palembang, Lampung, Jakarta, Bandung, Surabaya dan Semarang hingga pasar di Eropa.( Batik Cirebon )

Jumat, 13 Juni 2014

Batik Cirebon - Orang Jepang Pun Suka Batik Indonesia

anak jepang mengenakan batik indonesiaBatik Cirebon - Orang Jepang Pun Suka Batik Indonesia.Kain Batik Indonesia dan pakaian batik Indonesia motif mega mendung sangat disukai orang Jepang. Kali ini sampai dengan 9 Juni nanti pameran batik Indonesia diselenggarakan di Entetsu Hyakkaten, Galeri Rose lantai 9, dan di Lantai 7 Art Salon. Bukan hanya kain batik, tetapi pakaian batik dan produk yang menggunakan kain batik dari berbagai daerah seperti Cirebon dll juga dipamerkan di sana.

"Saya senang batik Indonesia karena ibu saya desainer batik. Dia berusia 63 tahun senang sekali mendesain baju batik dan berbagai pakaian batik," papar Hirokazu Fukagawa, eksekutif Imari, yang menyelenggarakan pameran tersebut khusus kepada Tribunnews.com, Jumat (6/6/2014) pagi.Kain, baju, pakaian, tas, payung dan berbagai produk lain, ada sekitar 40 buah dipamerkan di sana semua dari batik.

"Saya suka batik Yogyakarta karena warnanya alami sekali, warna indigo paling suka saya," lanjut Hirokazu lagi.Selain batik Yogya, dia juga memilkiki batik dari daerah lain di Indonesia, seperti dari Solo, Pekalongan, Cirebon dan sebagainya.

"Tahun lalu sekitar Juni saya ke Pekalongan dan Yogya melihat tempat produksi batik langsung. Senang sekali saya bisa melihat langsung tempat-tempat pembuatan batik di Indonesia," ungkapnya.Upayanya mempromosikan batik sedikitnya sudah 10 tahun lalu bahkan juga dipamerkan di departemen store Takashimaya Nihonbashi tahun 2004 terus menerus setiap tahun sampai sekarang.

"Tahun ini sekitar Desember nanti mungkin kami akan pameran lagi di Tokyo di Takashimaya," katanya.Menurutnya, banyak orang Jepang semakin suka kain batik Indonesia saat ini, dalam bentuk pakaian dan sebagainya."Sejuk, apalagi mulai memasuki musim panas enak menggunakan baju batik rasanya," katanya.

Rabu, 01 Januari 2014

Blog Batik Trusmi - Semarak Malam Tahun Baru Pusat Grosir Batik Trusmi Dibanjiri Penonton

Tahun Baru 2014 Pusat Grosir Batik TrusmiPusat Grosir Batik Trusmi - Semarak Malam Tahun Baru Pusat Grosir Batik Trusmi Dibanjiri Penonton.Pesta kembang api di Pusat Grosir Batik Trusmi Kota Cirebon pada puncak peringatan malam pergantian tahun baru berlangsung meriah dengan iringan suara terompet dari pengunjung ataupun warga yang berada di sekitar Showroom Batik Cirebon.
Pada berita di trusmi.com sebelumnya, Team Promosi Online yang berlokasi di Jalan Trusmi Kulon Nomor 148 Plered Cirebon menggelar acara bagi2 rejeki ke anak yatim piatu, lomba joget cesar dan pesta kembang api di malam pergantian tahun.
Pengunjung Pusat Grosir Batik Trusmi juga dihibur dengan alunan Artis Dangdut Neng Mega dan Neng Ambar dari Pantura Cirebon serta mendapatkan doorprize menarik yang diberikan oleh Owner Pusat grosir Batik yaitu Ibnu Riyanto.
Jelang detik-detik pergantian tahun, Pusat grosir Batik Trusmi membagian terompet kepada seluruh penonton dan warga yang merayakan malam tahun baru di Showroom Pusat Grosir Batik Trusmi Cirebon.
Suasana meriah begitu terlihat saat jarum jam menunjukan pukul 00.01 WIB dan kembang api yang telah disiapkan Oleh Pusat Grosir Batik Cirebon melesat dan menghamburkan percikan warna-warni kembang api malam tahun baru.
Owner Pusat Grosir Batik adalah Ibnu Riyanto mengatakan kemeriahan kegiatan malam pergantian tahun di Pusat Grosir Batik memberikan nuansa tersendiri di sekitar Jalan Trusmi Kulon Cirebon yang pada malam tahun baru sebelumnya relatif sepi.
“Warga sekitar ikut memeriahkan suasana setelah kami membagikan terompet gratis sebelum pesta kembang api dimulai,” katanya, Rabu (1/1/2014).
Pada acara malam pergantian tahun, Pusat Grosir Batik Trusmi menggandeng sejumlah pihak yang memberikan support kegiatan yang diantaranya adalah Ebatik Online, Crew Batik Cirebon, dan beserta sponsor lainnya.